Saturday, 30 Aug 2025

INCLUSIVISION PROJECT: Honda Stylo Memberdayakan Penyandang Buta Warna Melalui Edukasi dan Kreativitas

2 minutes reading
Friday, 1 Nov 2024 03:46 0 35 Redaksi

Otomotif,Smart24otoButa warna adalah kondisi di mana individu mengalami kesulitan dalam membedakan warna tertentu. Namun, istilah “buta warna” sering dianggap kurang tepat. Di Indonesia, kurangnya pemahaman tentang kondisi ini telah menyebabkan stigma. “Saya melihat bahwa banyak masyarakat, khususnya di Indonesia, berpikir bahwa buta warna berarti tidak dapat melihat warna sama sekali,” ujar Andreas Surya Anugrah, Dokter Spesialis Mata dan Ahli Bedah Rekonstruksi & Okuloplasti, dalam pernyataannya pada (30/10/2024). “Sebenarnya, istilah yang lebih tepat adalah ‘color deficiency’, yaitu berkurangnya kemampuan untuk mengenali warna tertentu, terutama dalam kasus buta warna parsial yang melibatkan kombinasi dua warna, bukan ketidakmampuan melihat seluruh spektrum warna,” tambahnya.

Menyadari hal ini, Honda Stylo berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui INCLUSIVISION PROJECT, yang bertujuan untuk mengubah pemahaman yang keliru mengenai buta warna.

Proyek ini memberikan kesempatan bagi individu dengan color deficiency untuk mengekspresikan pilihan warna mereka. INCLUSIVISION PROJECT dimulai dengan kolaborasi antara Honda Stylo dan Reza “Arap” Octovian, seorang figur publik yang juga mengalami color deficiency. Dalam kolaborasi ini, Arap diberikan kesempatan untuk memodifikasi warna sesuai dengan preferensinya berdasarkan karakteristiknya sendiri.

Sebagai bagian dari proyek ini, Honda Stylo juga menunjukkan perbandingan antara hasil modifikasi warna yang dipilih Arap dengan warna yang dapat dilihat olehnya. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman baru kepada masyarakat mengenai cara orang dengan color deficiency melihat warna. Selain itu, proyek ini menyediakan platform digital, yaitu www.stylovision.id, yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Di platform ini, pengguna dapat memilih warna untuk Honda Stylo 160 sesuai keinginan mereka dan juga melihat perbandingan hasil modifikasi dari dua perspektif yang berbeda.

“Menurut saya, dampak dari proyek ini akan lebih luas karena menampilkan proses yang jelas dan hasil yang dapat langsung dilihat, sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat,” kata Andreas. Edukasi ini pun mulai menjangkau khalayak luas, terlihat dari kolaborasi dengan Reza Arap yang telah ditonton lebih dari 9 juta kali di YouTube dan lebih dari 55 juta kali di TikTok.

Dampak dari kampanye edukasi ini mulai terlihat, terbukti dengan komentar dari akun @le_brozki06 yang menanggapi proyek tersebut. “Selama ini saya salah paham. Saya kira orang yang buta warna tidak bisa melihat warna sama sekali, ternyata mereka tetap dapat melihat warna meskipun dalam spektrum yang berbeda,” ujarnya. (Palabatu27)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

Recent Comments

No comments to show.
LAINNYA